“Hai anak (ketrurunan) Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. dan pakaian takwa itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat”.(QS.Al A’raaf:26)
Fungsi utama pakaian adalah menutup aurat artinya melindungi anggota badan kita dari pandangan orang yang tidak berhak untuk memandangnya, melindungi dari sengatan terik matahari, melindungi dari terpaan udara dingin, melindungi dari hamburan debu yang berterbangan dll.
Pakaian juga berfungsi sebagai keindahan dan perhiasan artinya manusia diberikan keleluasaan untuk mendesain pakaiannya seindah mungkin akan tetapi dengan syarat tidak menanggalkan fungsi utamanya sebagai penutup aurat. Apalah artinya pakaian mahal dan mewah namun aurat terumbar kemana-mana? Di mata manusia semakin indah, mewah dan mahalnya pakaian semakin tinggi pula kelas, derajat atau kedudukan orang yang memakainya, sekali lagi di mata manusia.
Pakaian terbaik adalah taqwa. Setinggi dan semulia apapun kedudukan seseorang di mata manusia. Seindah dan semewah apapun pakaian yang dikenakannya, tidak menjamin orang tersebut akan tinggi, mulia, indah dan mewah di mata Allah swt. Yang menjadikan seseorang mulia di sisi Allah swt hanya satu yaitu taqwa. Allah swt tidak memandang apakah ia orang melarat atau konglomerat, rakyat jelata atau raja. Siapa yang lebih bertaqwa dialah yang paling mulia.
“Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal”.(QS.Al Hujuraat:13)
Suami/Istri adalah pakaian
“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka (istri) adalah pakaian bagimu, dan kamupun (suami) adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, Yaitu fajar. kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, Maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa”.(QS.Al Baqarah:187)
Sebagai seorang suami/istri tentunya kita dituntut untuk mampu memfungsikan diri kita sebagaimana fungsi pakaian dalam uraian diatas. Kita harus bisa menutup aib, kekurangan dan kelemahan pasangan kita jangan sampai diketahui orang lain sebagaimana pakaian menutup aurat kita.
Sebagai seorang suami/istri harus selalu mempesona di depan pasangan hingga menjadi asset termahal terindah dan termewah baginya sehingga pasangan kita tidak berpaling pada “perhiasan” orang lain sebagaimana fungsi pakaian sebagai keindahan dan perhiasan
Dan yang tak kalah penting adalah bagaimana menjadikan diri kita bertaqwa kepada Allah swt. Kemudian kita ajak pula pasangan kita untuk bertaqwa kepada Allah swt karena pakaian terbaik adalah taqwa.
Marilah kita ingat selalu pesan Aa Gym 3M; mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil dan mulai dari sekarang. Tentunya sesuai dengan kadar kemampuan kita. Wallahu a’lam. ☺

0 comments:
Post a Comment
Komentar singkat Anda: